Hak dan penguatan posisi politik Pekka

Kegiatan pendidikan politik dikembangkan berdasarkan kebutuhan yang dirasakan di tingkat lapangan setelah lebih dari 6 tahun Pekka mengorganisir diri.  Hal ini terkait dengan perkembangan sistem politik di Indonesia yang semakin memberikan ruang bagi partisipasi politik perempuan.  Kegiatan ini baru dimulai pada tahun 2008, dan pada tahap awal ini kegiatan pendidikan politik difokuskan pada proses membangun kesadaran politik anggota Pekka dan membekali mereka dengan kemampuan untuk berpartisipasi aktif dalam arena publik.  Anggota kelompok dibekali dengan berbagai alat untuk berkiprah aktif di publik seperti kemampuan menganalisa anggaran negara, kemampuan mengikuti musrenbang dan memahami kepemimpinan dalam sistem politik di Indonesia.  Ada beberapa kegiatan terkait yang telah dilakukan termasuk penyelenggaraan pelatihan untuk pelatih (TOT) di tingkat nasional dan wilayah, penyelenggaraan kursus politik di tingkat wilayah, dialog dengan fihak pemerintah, berpartisipasi dalam musrenbang dan mencalonkan diri menjadi kepala desa dan anggota legistlatif.


Selama satu tahun ini sudah ada 23 kader Pekka yang mengikuti TOT politik di tingkat nasional dan 266 di tingkat wilayah. Setelah mengikuti TOT para kader kemudian menyelenggarakan kursus politik bagi anggota kelompok pekka dan warga masyarakat lain di wilayahnya.  Sampai akhir tahun 2008 telah ada   555 orang anggota kelompok dan masyarakat sekitar yang menjadi peserta tetap kursus politik yang diadakan di tingkat wilayah oleh alumni TOT.

Pelatihan yang diberikan memberikan hasil yang cukup positif dalam meningkatkan partisipasi politik Pekka. Tercatat 44 orang kader telah berhasil mengikuti sebanyak 11 kali musrenbang tingkat wilayah masing-masing. Meskipun tidak selalu agenda mereka dapat diluluskan dalam musrenbang tersebut, namun mereka telah mampu mengangkat status kelompok Pekka menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang setara dengan kelompok lainnya dan berhak memiliki perwakilan dalam musrenbang.  Sementara itu kelompok-kelompok Pekka di berbagai wilayah telah pula menggelar dialog dengan fihak eksekutif dan legistlatif baik di tingkat nasional maupun wilayah masing-masing.  Hingga akhir tahun 2008 ini tercatat 25 kali dialog telah dilakukan dengan total peserta mencapai 1,059 orang.  Dialog dilakukan dengan berbagai instansi pemerintah yang dianggap dapat membantu Pekka mengatasi berbagai persoalan kehidupan seperti Dinas Pendidikan, Pemerintah Daerah, Aparat Penegak Hukum, Dinas Koperasi dan UKM, DPRD, Kementrian Pemberdayaan Perempuan, dan lain-lain.  

Salah satu hasil pelatihan yang cukup nyata adalah tumbuhnya calon-calon pemimpin dari kalangan Pekka yang maju ke arena kepemimpinan publik.  Hingga akhir tahun 2008 tercatat 3 orang kader Pekka menjadi calon kepala desa dengan satu orang berhasil terpilih menjadi kepala desa di wilayahnya.  Selain itu, dalam rangka pemilihan umum anggota legislatif tahun 2009 yang akan datang, ada 9 orang kader Pekka yang termasuk dalam daftar caleg.  Meskipun kemungkinan untuk terpilih dan menduduki kursi legislatif masih kecil, hal ini tetap merupakan prestasi bagi kader Pekka yang selama ini sangat terpinggirkan dan merupakan bagian dari kelompok masyarakat paling miskin.

FaLang translation system by Faboba
Sekretariat Nasional
Jl.Pangkalan Jati V No.3 RT 011/05 Kel.Cipinang Melayu,Kec.Makasar Jakarta Timur Jakarta 13620 Indonesia
Phone: +62 21 860 9325 or 862 8706, Fax: +62 21 862 8706
Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.