Please wait...

Buku

Program Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga atau disingkat Program Pekka, dimulai akhir tahun 2010 sebagai sebuah proyek rintisan (pilot proyek) , guna merespon berbagai persoalan yang dihadapi kelompok masyarakat termiskin, yang…
Sebuah Dunia Tanpa Suami

Program Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga atau disingkat Program Pekka, dimulai akhir tahun 2010 sebagai sebuah proyek rintisan (pilot proyek) , guna merespon berbagai persoalan yang dihadapi kelompok masyarakat termiskin, yang selama ini gagal dijangkau oleh program-program pembangunan lainnya. Program ini bertujuan untuk mengorganisir dan memperkuat perempuan kepala keluarga agar dapat meningkatkan taraf hidup dan martabatnya agar setara dengan anggota masyarakat yang lain.

Sejak dimulai akhir tahun 2001, PEKKA telah berkembang di 226 desa, di 41 kecamatan, 19 kabupaten, 8 provinsi di Indonesia ( Nanggroe Aceh Darussalam, Jawa Barat, Jawa tengah, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara).

Anggota Kelompok Pekka yang terbentuk melalui program ini berusia antara 18-65 tahun, dengan pendidikan rata-rata tidak tamat SD bahkan lebih dari 30% buta huruf, menghidupi 1-6 orang anggota keluarga dengan pendapatan rata-rata Rp 7.000, per hari dari hasil bekerja sebagai buruh tani, berdagang, pengrajin, ataupun jasa lainnya. Sebagian mereka adalah korban kekerasan dalam rumah tangga maupun negara.

Kelompok Pekka membangun gerakannya dengan mengembangkan kegiatan simpan pinjam, berlatih berbagai keterampilan, meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan manajerial, mengembangkan kepercayaan diri dan membangun jaringan kerjasama, serta melakukan advokasi kebijakan dan kampanye tentang hak mereka sebagai perempuan dan kepala keluarga.

Mereka telah mendokumentasikan kehidupan dan kegiatannya melalui video dokumenter, foto-foto dan tulisan.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

EN ID